PT PELNI (Persero)
Kompas AI PELNI: literasi AI untuk insan pelayaran
Webinar empat jam untuk 313 pegawai PELNI di kantor pusat, cabang, pelabuhan, dan kapal. Pada 69 peserta yang mengisi pre-test dan post-test, skor pengetahuan naik dari 65,5% menjadi 88,3%.














Tantangan
Pegawai PELNI tersebar di kantor pusat, kantor cabang, pelabuhan, dan kapal yang sedang berlayar, dengan koneksi internet yang tidak selalu stabil. Sebelum sesi, 49% peserta belum pernah memakai AI atau baru sebatas bertanya, dan 63% menyebut keamanan data sebagai kekhawatiran terbesar. PELNI butuh satu sesi yang menjangkau semuanya sekaligus, dan bukti bahwa pemahaman peserta benar-benar bergeser.
Pendekatan
Satu trainer, satu sesi daring empat jam tanpa jeda, dibawakan dari studio Lima Ruang. Kami memulai dari kekhawatiran peserta, bukan dari fitur AI, menyisipkan game dan kuis untuk menjaga perhatian, lalu mengukur hasilnya dengan sepuluh soal yang sama sebelum dan sesudah sesi.
Proses
- 1Check-in dan pre-test lewat kode QR di awal sesi, sekaligus memetakan kekhawatiran peserta.
- 2Pemanasan dengan game Manusia atau AI?, dimainkan oleh 289 peserta.
- 3Lampu Lalu Lintas Data: data mana yang aman, perlu disamarkan, dan dilarang masuk ke AI publik, dengan contoh dari dunia pelayaran.
- 4Prompt Formula K-P-F-F (Konteks, Perintah, Format, Feedback) dan praktik mandiri.
- 5Kuis kompetisi tiga ronde yang diikuti 205 peserta.
- 6Post-test dan survei check-out untuk mengukur pemahaman dan kepuasan.
Solusi yang Dibangun
- Deck pelatihan 66 slide dalam lima bagian.
- Modul PDF dan Kartu Prompt Insan PELNI berisi 10 template siap pakai.
- Aplikasi game Manusia atau AI? dan kuis kompetisi Kompas AI PELNI.
- Laporan pelaksanaan dengan analisis pre-test dan post-test.
- E-sertifikat peserta.
Hasil
- Skor pengetahuan naik dari 65,5% menjadi 88,3% (+22,8 poin) pada 69 peserta yang mengisi pre-test dan post-test, signifikan secara statistik dengan efek besar.
- Kenaikan terbesar justru di topik yang paling dikhawatirkan: kemampuan menyamarkan data naik dari 60,9% menjadi 89,9%.
- Kemampuan mengenali halusinasi AI naik dari 72,5% menjadi 98,6%.
- Penilaian materi 4,49 dan trainer 4,50 dari 5, dengan Net Promoter Score +44 dari 101 respons.
- 87% peserta yang mengisi survei akhir berencana memakai AI minimal beberapa kali seminggu.
- Cara kerja AI generatifPre-test 56,5%Post-test 81,2%
- Prompt Formula K-P-F-FPre-test 63,8%Post-test 89,9%
- Prompt yang lengkapPre-test 59,4%Post-test 85,5%
- Prompt layanan penumpangPre-test 79,7%Post-test 97,1%
- Data aman untuk AI publikPre-test 63,8%Post-test 88,4%
- Menyamarkan dataPre-test 60,9%Post-test 89,9%
- Mengenali halusinasi AIPre-test 72,5%Post-test 98,6%
- Bertanya pada dokumenPre-test 73,9%Post-test 94,2%
- Empat level pemakaian AIPre-test 43,5%Post-test 63,8%
- Iterasi dan feedbackPre-test 81,2%Post-test 94,2%
n = 69 peserta yang mengisi pre-test dan post-test. Uji t berpasangan p < 0,001.
Rekaman
Kompas AI PELNI: Webinar Literasi AI untuk Insan Pelayaran
Use case lainnya
Waktu audit dokumen dipangkas dari 1 sampai 3 bulan menjadi beberapa hari.
BacaPanduan bergabung sebagai vendor dikemas menjadi video yang mudah diikuti.
BacaPelatihan keuangan dan digital bagi lebih dari 100 UKM binaan.
Baca